![]() |
Orasi Demo DPR, Andovi da Lopez: Artis Jangan Diam Saja Hadapi Masalah Bangsa. (Foto: Ist/nexzine) |
NEXZINE.ID, Jakarta - Youtuber sekaligus influencer Andovi da Lopez menyuarakan kritik keras dalam aksi demonstrasi di depan DPR RI/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Dalam orasinya, Andovi meminta agar para artis dan influencer lain ikut menyuarakan pendapat terkait berbagai persoalan bangsa yang belakangan ramai menjadi sorotan publik.
“Permintaan gue cuman satu kepada mahasiswa, rakyat Indonesia, ojol. Guys, ingat kepada teman-teman gue yang artis, content creator, influencer, jangan diem doang,” kata Andovi di hadapan massa aksi.
Soroti Demo Pati dan Kenaikan Pajak
Andovi juga menyinggung aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Pati, Jawa Tengah, terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Aksi tersebut sempat memanas setelah massa mendatangi kantor Bupati Pati, Sudewo.
Menurutnya, keputusan pemerintah daerah menaikkan PBB sangat cepat, sementara pembahasan regulasi penting seperti Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset hingga kini tak kunjung disahkan.
“Pajak PBB dinaikin, ditantang demo, jangan 5.000 orang, 50.000 orang aja. Kebijakan-kebijakan ini bisa mereka rapat. Tapi mana Undang-Undang Perampasan Aset? Enggak jadi-jadi,” ujar Andovi.
Kritik DPR dan Pernyataan Sahroni
Dalam kesempatan itu, Andovi juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang sempat menyebut rakyat “t*lol” jika ingin membubarkan DPR.
“Gue sedih banget, kita dianggap t*lol, dianggap rakyat jelata, katanya demo-demo tunggangi dan dibayar,” tegas Andovi.
Tampil dengan Nuansa One Piece
Dalam aksi tersebut, Andovi terlihat mengenakan topi jerami karakter Luffy D. Monkey dari anime One Piece yang digantungkan di lehernya. Ia juga membawa bendera bajak laut One Piece sebagai simbol perlawanan.
Kehadiran sang kakak, Jovial da Lopez, turut menarik perhatian massa aksi. Hingga pukul 17.00 WIB, demonstrasi masih berlangsung dan belum terlihat tanda-tanda pembubaran.