![]() |
| Jokowi Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon. (Foto: Ist/nexzine) |
NEXZINE.ID - Joko Widodo menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon akibat serangan militer Israel.
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Jokowi saat berada di kediaman pribadinya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat, 3 April 2026.
“Saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit terbaik dari TNI. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT, semua dosanya diampuni,” ujar Jokowi kepada wartawan.
Pemerintah Tegaskan Langkah Penanganan Sudah Diperhitungkan
Menanggapi langkah pemerintah setelah insiden tersebut, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah telah memahami situasi dan langkah yang harus diambil.
Ia menyebut bahwa penanganan kejadian yang menimpa pasukan TNI di Lebanon sudah berada dalam perhitungan pemerintah, tanpa merinci langkah konkret yang akan diambil.
Identitas 3 Prajurit TNI yang Gugur
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian tersebut adalah:
- Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
- Sertu Muhammad Nur Ichwan
- Praka Farizal Rhomadhon
Mereka meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian di bawah misi United Nations Interim Force in Lebanon.
Indonesia Kutuk Serangan dan Desak Investigasi PBB
Pemerintah Indonesia melalui Umar Hadi menyampaikan duka sekaligus kemarahan dan frustrasi atas serangan terhadap pasukan perdamaian Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB pada 31 Maret 2026.
“Indonesia mengutuk keras serangan pada 29 dan 30 Maret 2026 yang mengakibatkan tiga prajurit gugur serta lima lainnya terluka,” demikian pernyataan Perutusan Tetap RI untuk PBB.
Dalam forum tersebut, Umar Hadi juga menyebut nama para prajurit yang gugur sebagai bentuk penghormatan.
Tiga Tuntutan Tegas Indonesia
Indonesia menuntut dilakukan penyelidikan yang segera, menyeluruh, dan transparan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, bukan sekadar klarifikasi sepihak.
Selain itu, Indonesia menyampaikan tiga tuntutan utama:
1. Pemulangan dan Perawatan Korban
Pemulangan jenazah prajurit yang gugur secara cepat, aman, dan bermartabat, serta perawatan medis terbaik bagi lima prajurit yang terluka.
2. Jaminan Kepatuhan Hukum Internasional
Semua pihak, termasuk Israel, diminta mematuhi hukum internasional dan menghentikan tindakan agresif yang membahayakan personel PBB.
3. Perlindungan Maksimal bagi Pasukan Perdamaian
Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal PBB didesak mengambil langkah darurat untuk memastikan perlindungan penuh bagi personel UNIFIL, termasuk evaluasi protokol keamanan.
Indonesia: Serangan Ancam Perdamaian Dunia
Indonesia menegaskan bahwa eskalasi konflik di Lebanon berakar dari serangan militer Israel yang dinilai berulang kali melanggar kedaulatan negara tersebut.
Pemerintah Indonesia juga menilai serangan tersebut merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dunia dan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang berdasarkan hukum internasional.
“Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian harus menjadi prioritas utama. DK PBB harus bertindak tegas dan bersatu mengutuk serangan ini,” tegas Perutusan Tetap RI untuk PBB.
.jpg)