TSOpTfOlBSdiBUOoGUGiBSOlBA==
00 month 0000

Headline:

Indonesia Juara 1 Dunia Transparansi Pajak 2026, Kalahkan Jerman hingga Australia

Indonesia menjadi juara dunia GTETI 2026 dengan skor 79,9, mengungguli Jerman, Australia, Korea Selatan, dan Belanda.
Indonesia Juara 1 Dunia Transparansi Pajak 2026, Kalahkan Jerman hingga Australia-nexzine.id
Indonesia Juara 1 Dunia Transparansi Pajak 2026, Kalahkan Jerman hingga Australia. (Foto: Ist/Nexzine)

NEXZINE.ID - Indonesia mencatat prestasi membanggakan di tingkat internasional setelah meraih peringkat pertama dalam Global Tax Expenditures Transparency Index (GTETI) versi 2.1 tahun 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, Indonesia berhasil mengungguli sejumlah negara maju seperti Korea Selatan, Australia, Jerman, hingga Belanda dalam aspek transparansi laporan insentif dan belanja pajak pemerintah.

Pencapaian ini ditandai dengan kenaikan skor Indonesia menjadi 79,9 dari 100 atau meningkat 6,5 poin dibanding tahun sebelumnya.

Laporan GTETI 2026 yang disusun oleh lembaga internasional Center for Economic and Policy Research (CEP) dan German Institute of Development and Sustainability (IDOS) memberikan penilaian tinggi kepada Indonesia.

Beberapa aspek yang menjadi keunggulan Indonesia meliputi:

  • Ketersediaan data belanja perpajakan yang mudah diakses publik.
  • Transparansi informasi yang semakin baik.
  • Metodologi pelaporan yang jelas.
  • Dukungan kelembagaan yang dinilai kuat.
  • Konsistensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelaporan fiskal.

Hasil tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat transparansi belanja pajak terbaik di dunia.

Perjalanan Indonesia menuju posisi puncak dalam indeks transparansi pajak dunia tidak terjadi dalam waktu singkat.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus melakukan perbaikan terhadap kualitas Laporan Belanja Perpajakan selama beberapa tahun terakhir. Berbagai penyempurnaan dilakukan mulai dari metode penghitungan, penyajian data, hingga peningkatan akses informasi bagi masyarakat.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil signifikan pada tahun 2023 ketika laporan belanja perpajakan Indonesia memperoleh predikat "Advanced" dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat tersebut menunjukkan bahwa standar pelaporan yang digunakan telah sejalan dengan praktik internasional.

Perbaikan yang berkelanjutan akhirnya membawa Indonesia meraih posisi tertinggi dalam GTETI 2026.

Mengapa Hal Ini Menjadi Sorotan

Pencapaian ini menjadi perhatian karena transparansi fiskal merupakan salah satu indikator penting dalam tata kelola pemerintahan modern.

Belanja pajak atau tax expenditure mencakup berbagai insentif perpajakan yang diberikan pemerintah untuk mendukung kegiatan ekonomi tertentu. Karena melibatkan potensi penerimaan negara yang tidak dipungut, informasi mengenai kebijakan tersebut perlu disampaikan secara terbuka kepada publik.

Ketika sebuah negara mampu menyajikan laporan yang transparan dan mudah diakses, tingkat akuntabilitas pengelolaan keuangan negara juga dinilai lebih baik.

Keberhasilan Indonesia mengungguli sejumlah negara maju menunjukkan bahwa reformasi fiskal yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir mulai mendapatkan pengakuan internasional.

Peringkat pertama dunia dalam GTETI 2026 berpotensi memberikan sejumlah manfaat bagi Indonesia.

Di antaranya:

  • Meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.
  • Memperkuat reputasi Indonesia di mata investor global.
  • Menunjukkan komitmen pemerintah terhadap prinsip keterbukaan informasi.
  • Menjadi indikator positif bagi reformasi fiskal yang sedang berjalan.

Pengakuan internasional ini juga memperlihatkan bahwa kualitas pelaporan fiskal Indonesia semakin kompetitif dibandingkan negara-negara dengan sistem ekonomi yang lebih maju.

Belanja perpajakan merupakan kebijakan pemerintah yang memberikan keringanan, pembebasan, atau insentif pajak kepada sektor tertentu guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Karena kebijakan tersebut berdampak pada penerimaan negara, transparansi pelaporannya menjadi penting agar masyarakat dapat memahami manfaat, tujuan, dan besaran insentif yang diberikan pemerintah.

GTETI sendiri menjadi salah satu acuan internasional untuk mengukur seberapa terbuka suatu negara dalam melaporkan kebijakan dan realisasi belanja perpajakan.

Indonesia berhasil menorehkan prestasi internasional dengan menjadi juara pertama Global Tax Expenditures Transparency Index (GTETI) 2026. Dengan skor 79,9, Indonesia mengungguli sejumlah negara maju berkat peningkatan kualitas laporan belanja perpajakan, metodologi yang transparan, serta akses informasi yang semakin terbuka bagi publik.

Capaian ini menjadi bukti bahwa reformasi fiskal yang dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir mulai membuahkan hasil dan mendapatkan pengakuan di tingkat global.

Daftar Isi
Formulir
Tautan berhasil disalin